CAMAT BONGAS DAN KUWU DESA PLAWANGAN
TINJAU POMPANISASI SAWAH
Indramayu - Masalah pengairan lahan pertanian di musim kemarau menjadi perhatian serius bagi pemerintah setempat. Guna memastikan keberlangsungan masa tanam, Kuwu Desa Plawangan, Safrudin, turun langsung memantau kondisi lapangan bersama para petani setempat.
Langkah proaktif ini
juga mendapat pendampingan langsung dari Camat Bongas, Deddy Irawan, S.Sos.,
M.AP. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan dan desa ini bertujuan untuk melihat
secara riil kendala hidrologi yang sedang dihadapi oleh para pencari nafkah di
sektor agraria tersebut.
Pengecekan dan
pemantauan kondisi lahan sawah yang belum terairi ini dilaksanakan pada Minggu
(19/7/2026). Kegiatan peninjauan difokuskan di wilayah Blok Beligo, Desa
Plawangan, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, yang menjadi salah satu titik
terdampak minimnya pasokan air irigasi.
Dalam peninjauan
tersebut, terlihat para petani tidak tinggal diam menghadapi ancaman
kekeringan. Dengan swadaya dan kerja keras, mereka mengoperasikan pompa mesin
berukuran besar di tepi sungai untuk menyedot air demi memenuhi kebutuhan
penting lahan persawahan mereka.
Camat Bongas, Deddy
Irawan, memberikan apresiasi sekaligus dukungan moral atas inisiatif dan
kegigihan para petani Blok Beligo. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan
petani sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan daerah di tengah tantangan
iklim yang tidak menentu.
Sementara itu, Kuwu
Desa Plawangan, Safrudin, menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus berupaya
mencari solusi jangka panjang maupun pendek. Penggunaan pompa air ini dinilai
sebagai langkah darurat yang paling efektif saat ini agar tanaman padi warga selamat
dari risiko gagal panen.
Kegiatan pengecekan
yang berlangsung kondusif ini diakhiri dengan diskusi ringan antara Camat,
Kuwu, dan kelompok tani. Mereka saling bertukar pikiran mengenai pengelolaan
distribusi air sungai agar seluruh lahan sawah di Blok Beligo dapat teraliri
secara merata dan adil.
sumber:
https://www.cuplik.com/read/26959/Camat-Bongas-dan-Kuwu-Plawangan-Tinjau-Pompanisasi-Sawah-di-Blok-Beligo